“Ya Ukhti, Maukah Engkau Menikah Denganku?”

Oleh : Al Ustadz Abu Ibrahim Abdullah Bin Mudakir

Diantara proses yang akan di lewati oleh seseorang yang ingin menikah adalah proses khitbah (melamar) seorang wanita yang ia sukai untuk menikah dengannya. Hal ini sebagaimana perbuatan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam yang meminang ‘Aisyah binti Abi Bakr dan Hafsah binti Umar bin Khathab.Yang mana hukumnya sunnah sebagaimana dijelaskan oleh para ulama.

Allah Subhaanahu Wata’aala berfirman :

وَلا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيمَا عَرَّضْتُمْ بِهِ مِنْ خِطْبَةِ النِّسَاءِ

 “Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu.” (Qs. Al-Baqarah : 235)

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam masalah ini baik untuk laki-laki yang datang mengkhitbah atau perempuan yang laki-laki datang mengkitbahnya.

Yang pertama : Cari tahu lebih lanjut tentang kebaikan agama, akhlak,  manhaj dan fisik calonnya sebelum mengkitbah atau menikah dengan tanpa berlebih-lebihan sehingga melanggar batasan-batasan syar’i atau meremehkan sehingga menjadi masalah atau batu sandungan kelak dalam rumah tangganya.
Read more of this post